teks berjalan

Gagal dalam sebuah pertempuran akan lebih ksatria, daripada gagal sebelum sempat menarik pedang.

Jumat, 11 Februari 2011

Di Luar Dugaan, Mubarak Menolak Mundur







Di Luar Dugaan, Mubarak Menolak Mundur 
Hosni Mubarak 


















11/02/2011 05:37
, Kairo: Presiden Hosni Mubarak memutuskan untuk tetap memimpin Mesir hingga pemilu September mendatang. Ia juga menegaskan tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai presiden dan menjanjikan masa transisi yang aman serta damai bagi rakyat Mesir.

"Sebagai ayah dari putra dan putri saya, saya berjanji darah para martir (demonstran yang tewas) tak akan sia-sia. Saya akan memimpin negara ini melalui masa transisi yang aman dan damai," tutur Mubarak dalam pidato kenegaraan yang disiarkan stasiun Al Jazeera, Jumat (11/2) dini hari.

Mendengar pidato Mubarak, kemarahan sekitar 3.000 rakyat Mesir yang berkumpul di Tahrir Square mendengar hal ini, memuncak. Sejumlah demonstran terlihat melempari layar-layar yang berfungsi sebagai proyektor televisi dengan sepatu. "Dengan menolak untuk turun, ini berarti Mubarak mengharapkan kemarahan yang lebih besar dari kami," ujar seorang demonstran kepada CNN.

Pidato yang disampaikan Mubarak di luar dugaan. Pasalnya, sebelumnya seorang juru bicara militer mengungkapkan, Mubarak siap memenuhi tuntutan para pengunjuk rasa. Hal serupa juga dikatakan Direktur Central Intelegent Agency atau CIA Amerika Serikat, Leon Panetta, juga menyatakan ada indikasi kuat Mubarak bakal mundur Kamis malam waktu setempat [baca: CIA: Malam ini, Mubarak Mundur]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar